Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Maret 2024

Makanan Penyebab Impoten : Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur untuk Menjaga Kesehatan Seksual

 

Kesehatan seksual merupakan bagian integral dari kesejahteraan umum seseorang. Untuk menjaga kesehatan seksual, penting untuk memperhatikan pola makan, menghindari makanan penyebab impoten, dan menggantinya dengan konsumsi buah dan sayur yang cukup. Dalam artikel ini, kita akan membahas betapa krusialnya peran buah dan sayur dalam mendukung kesehatan seksual dan menghindari impotensi.

Makanan Penyebab Impoten: 

Beberapa makanan telah terbukti dapat meningkatkan risiko impotensi atau disfungsi ereksi. Makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula dapat menyebabkan masalah sirkulasi darah, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi fungsi seksual. Konsumsi berlebihan alkohol dan merokok juga merupakan faktor risiko yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan seksual. 




Buah dan Sayur sebagai Penangkal Impotensi: 

Antioksidan dan Nutrisi Penting:

Buah-buahan dan sayuran kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral penting yang mendukung kesehatan sel dan jaringan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang berperan dalam fungsi seksual. 

Peningkatan Sirkulasi Darah:

Nutrisi tertentu dalam buah dan sayur, seperti vitamin C dan flavonoid, dapat membantu meningkatkan aliran darah ke organ seksual. Sirkulasi darah yang baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

Regulasi Tekanan Darah:

Kandungan potassium dalam buah-buahan seperti pisang dan stroberi membantu dalam menjaga tekanan darah. Tekanan darah yang stabil memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, yang dapat mempengaruhi fungsi seksual.

Meningkatkan Produksi Hormon:

Sejumlah nutrisi dalam buah dan sayur juga dapat mendukung produksi hormon seksual, seperti vitamin E dan zinc yang ditemukan dalam alpukat dan kacang-kacangan.

Konsumsi buah dan sayur bukan hanya penting untuk kesehatan secara keseluruhan tetapi juga memiliki peran khusus dalam menjaga kesehatan seksual. Dengan menghindari makanan penyebab impoten dan menggantinya dengan makanan bergizi, kita dapat memberikan dukungan maksimal untuk fungsi seksual dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dan jangan lupa juga untuk melakukan olahraga secara teratur, aktivitas fisik teratur membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga berat badan yang sehat, dua faktor penting dalam kesehatan seksual.

Jumat, 09 Februari 2024

Komunikasi Terbuka Cara Tepat Mengatasi Disfungsi Ereksi

 

Memulai perjalanan romantis baru memang penuh dengan kegembiraan dan antisipasi, namun hal ini juga dapat menimbulkan tantangan tertentu yang memerlukan penanganan yang hati-hati. Salah satu masalah sensitif tersebut adalah masalah ereksi yang sering disebut dengan disfungsi ereksi. 

Disfungsi ereksi atau impotensi adalah masalah umum yang mempengaruhi banyak pria di seluruh dunia. Disfungsi ereksi sering disalahkan pada masalah fisik seperti sirkulasi yang buruk atau ketidakseimbangan kimiawi, namun efeknya pada kesehatan mental seperti stress, dispersi dan lain-lain yang sering dilupakan.

Cara menghadapi pria disfungsi ereksi Dengan menerapkan komunikasi dan empati, kita dapat mengatasi hambatan emosional dan komunikasi yang terkait dengan disfungsi ereksi dan menciptakan landasan kepercayaan dan dukungan untuk kedua pasangan. 





Pentingnya Komunikasi Terbuka

Kebanyakan dari kita sering kali tidak menghargai komunikasi. Komunikasi terbuka dapat membuka hambatan dan mengubah hubungan Anda, yang pada gilirannya dapat membawa kedamaian abadi dalam hidup Anda. Ini dapat membantu dalam: 

Mengurangi Stigma

Kita hidup dalam masyarakat dimana terdapat beberapa mitos tentang kelainan seksual. Terlebih lagi, kita dilatih untuk menghindari membicarakan masalah seks dan diam-diam menjalani kehidupan yang melankolis. 

Disfungsi ereksi diduga merupakan suatu kondisi yang menimbulkan rasa malu dan malu. Padahal, membuka diri mengenai kondisi tersebut kepada pasangan bisa menjadi sebuah kelegaan tersendiri. Mengandalkan kepercayaan pada pasangan Anda sudah merupakan setengah kemenangan yang dimenangkan. Ini akan membantu Anda keluar dari cangkang dan mengekspresikan perasaan Anda, dan pasangan Anda mungkin dapat membantu Anda dengan lebih baik. Ini dapat membantu kedua pasangan melepaskan beban diri mereka sendiri dan mengatasi perasaan terisolasi.

Hubungan emosional 

Komunikasi terbuka berfungsi sebagai landasan bagi hubungan emosional yang kuat antar pasangan. Berbagi kekhawatiran, ketakutan, dan kerentanan dengan pasangan Anda akan menciptakan lingkungan yang mendukung. Ini akan membantu mengembangkan rasa empati dan pengertian. 

Ikatan emosional yang kuat mempersiapkan Anda untuk melewati tantangan yang ditimbulkan oleh Disfungsi ereksi. Hal ini menjadi lebih mudah, dan kemauan Anda menjadi lebih kuat, jika pasangan Anda memberi Anda dukungan emosional. Kehadiran pasangan dalam perjalanan memberikan alasan bagi pria untuk kembali dan melawan gangguan tersebut. 

Mendorong Mencari Bantuan 

Komunikasi terbuka dengan pasangan membantu Anda mengatasi hambatan internal. Memiliki hubungan yang mendalam dan dialog terbuka dapat membantu Anda mengambil langkah pertama menuju kehidupan seks yang lebih baik. 

Apalagi Disfungsi ereksi bukan hanya soal keintiman seksual, tapi berdampak pada hubungan secara keseluruhan. Berbicara secara bebas dengan pasangan sering kali mendorong pria untuk mengakui masalahnya dan mengambil langkah proaktif untuk mengatasinya. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup atau mencari nasihat profesional dari seksolog untuk memahami akar permasalahan dan mendapatkan pengobatan.

Tips Memulai Percakapan Tentang Disfungsi ereksi 

Memilih komunikasi pasangan

Bahkan setelah memahami pentingnya komunikasi, ini bisa menjadi perjalanan yang sulit karena pria biasanya tidak memiliki keberanian untuk memulai percakapan. Berikut beberapa tip yang dapat membantu Anda melakukan hal yang sama.

Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat

Mengetahui tempat dan waktu yang tepat untuk memulai percakapan dapat membuat perbedaan besar. Memulai percakapan tentang Disfungsi ereksi memerlukan pendekatan yang bijaksana dan tidak boleh terburu-buru. Menemukan waktu yang tepat dan suasana yang nyaman memastikan kedua pasangan merasa nyaman. 

Cobalah mencari waktu ketika Anda berdua relatif bebas dan tidak ada stres yang ada di kepala Anda. Pastikan ada lebih sedikit gangguan pada saat diskusi.

Misalnya, jika Anda punya anak, mungkin bicaralah dengan pasangan Anda setelah menidurkannya. Selain itu, hindari membicarakan masalah tersebut di tengah pertengkaran atau saat momen intim.

Ekspresikan Dukungan dan Pemahaman

Selalu berusaha untuk membawa diri Anda lebih tenang ke dalam percakapan. Jika pasangan Anda menderita Disfungsi ereksi, mulailah percakapan dengan empati, ungkapkan kepedulian terhadap kesejahteraannya. Pastikan pasangan Anda memahami pendekatan Anda dan mengetahui bahwa Anda ada untuknya, terlepas dari seberapa buruk situasinya saat ini. 

Begitu pula sebaliknya, jika Anda menderita Disfungsi ereksi dan sedang berbicara dengan pasangan Anda, beri tahu pasangan Anda bahwa Anda memahami perasaannya tanpa menyalahkan apa pun dan mintalah dukungannya untuk melawan disfungsi tersebut. 

Hindari Menyalahkan 

Terlepas dari siapa yang memulai pembicaraan, jangan membalikkan keadaan dengan menyalahkan pasangan Anda dulu. Jangan menggunakan pernyataan “Anda” dan tekankan dengan mengatakan “Saya” merasakan hal ini atau mungkin “Saya” telah memperhatikan perubahan dan siap membantu Anda. 

Hal ini akan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak proporsional, dan Anda mungkin akan mendapatkan kepercayaan dari pasangan Anda. Melakukan percakapan yang damai akan membantu Anda mencapai kesimpulan dan membawa Anda ke langkah perjalanan berikutnya. 

Fokus pada Aspek Emosional

Membahas dampak emosional Disfungsi ereksi sama pentingnya dengan membahas aspek fisik. Membagikan perasaan Anda secara terbuka dapat membantu memahami gawatnya situasi.

Ini juga akan mendorong pasangan Anda untuk mengekspresikan emosinya dan menjernihkan suasana. Akui bahwa disfungsi ereksi mempengaruhi kedua pasangan dan bahwa bekerja sama adalah satu-satunya cara untuk mencapai resolusi yang sukses. 

Bersabarlah dan Yakinkan

Percakapan tentang Disfungsi ereksi secara alami bisa menjadi tantangan dan emosional. Dalam situasi seperti ini, kesabaran dan kepastian adalah kuncinya. Cobalah untuk tidak menekan pasangan Anda untuk melakukan apa pun, tetapi tekankan bahwa mencari bantuan adalah langkah positif dalam menemukan solusi, bukan cerminan dari ketidakmampuan.





Selain komunikasi dengan pasangan secara terbuka untuk menemukan solusi terbaik dari disfungsi ereksi maka cara pria menghadapi disfungsi ereksi yaitu dengan memberikan obat ereksi terbaik seperti Ericfil hadir untuk mengatasi permasalahan pria yang mengalami disfungsi ereksi yang aman untuk dikonsumsi dengan resep dokter. 

Dengan adanya komunikasi terbuka dan memberikan obat ereksi terbaik adalah sebagai bentuk dukungan pasangan dan Ingatlah bahwa disfungsi ereksi bukanlah kesalahan Anda atau pasangan dan jangan putus asa karena disfungsi ereksi bisa di obati. Jadilah tim dan saling mendukung untuk menemukan solusi yang cara menghadapi pria disfungsi ereksi

Jumat, 22 Desember 2023

Tips Menjaga Hubungan Intim Dengan Sentuhan dan Keintiman Tanpa Tekanan Seksual

 

Hubungan intim bagi pasangan suami dan istri bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan seksual saja, melainkan membangun kehangatan agar berjalan dengan baik. Hubungan intim juga memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melepaskan rasa stres, serta menurunkan tekanan darah dan risiko serangan jantung. Akan tetapi, usia pernikahan yang sudah cukup lama membuat pasangan suami istri kehilangan gairah seksual satu sama lain. 






Menurut kami yang sudah melakukan analisis tentang cara menghadapi pria disfungsi ereksi, ada beberapa tips untuk menjaga hubungan intim dengan sentuhan dan keintiman tanpa tekanan seksual. Berikut tips yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri dalam menjaga sentuhan dan keintiman dalam berhubungan seksual.

1. Menjaga kesehatan jasmani dan penampilan

Tidak hanya sebelum menikah, tapi juga setelah menikah juga sebaiknya harus menjaga kesehatan fisik dan penampilan. Melansir dari laman pencegahan, menjaga penampilan tetap segar dan sehat merupakan salah satu cara untuk menjamin keberlangsungan hubungan rumah tangga meski sudah berlangsung lama. Selain itu, kesehatan fisik dan kebersihan tubuh membuat pasangan merasa nyaman dalam menjalin hubungan intim. Jadi tidak ada salahnya rutin merawat rambut atau tubuh di salon kecantikan. Jika memiliki masalah kesehatan kulit atau seputar organ intim, segera konsultasikan dan tanyakan langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui masalah kesehatan. 

2. Luangkan waktu untuk hubungan intim 

Tips selanjutnya adalah menjadwalkan aktivitas seksual agar rutin berhubungan intim. Melansir Fatherly, menjadwalkan waktu hubungan intim dengan pasangan akan membuat hubungan suami istri menjadi lebih sehat dan kebutuhan seksual dan pasangan pun terpenuhi. Selain hubungan intim, waktu yang telah disepakati bersama dapat meningkatkan kedekatan dan kehangatan pasangan dengan menghabiskan waktu bersama tanpa gadget. Dengan cara ini ikatan suami istri akan selalu tetap terjaga baik meskipun usia pernikahan sudah cukup lama.

3. Cobalah variasi yang berbeda 

Tentu saja rutinitas seks menjadi monoton dan membosankan jika dilakukan tanpa variasi. Tentunya bila hal ini terjadi dapat mengurangi kehangatan rumah atau menghilangkan rasa nyaman pada saat menjalin hubungan intim. Tidak ada salahnya mencoba variasi baru saat menjalin hubungan intim dengan pasangan. Jika biasanya sering berhubungan seks di malam hari, cobalah berhubungan seks di pagi hari saat tubuh masih berenergi dan segar. 

4. Lakukan foreplay sebelum berhubungan 

Sebelum menjalin hubungan intim, foreplay juga tidak ada salahnya, agar suasana hangat semakin terasa. Tidak perlu berciuman, ada banyak kesempatan foreplay sebelum keintiman. Menurut Prevention, untuk menjaga keintiman bersama pasangan bisa melakukan sentuhan hangat, seperti membelai rambut pasangan, membelai wajah pasangan, atau memberikan pelukan hangat pada pasangan. Tips ini juga bisa menjadi salah satu cara menghadapi pria disfungsi ereksi agar gairah seks pria bertambah.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga hubungan intim dengan sentuhan dan keintiman tanpa tekanan seksual. Namun terkadang ada faktor lain yang menyebabkan kurangnya kepuasan dalam berhubungan intim, salah satunya seperti disfungsi ereksi yang sering terjadi pada pria. Dan cara menghadapi pria disfungsi ereksi adalah dengan memberikan obat ereksi seperti Ericfil yang tentunya sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Senin, 18 Desember 2023

Obat Ereksi Yang Aman Dikonsumsi Sebaiknya Konsultasi Dengan Dokter

 

Seiring bertambahnya usia, banyak pria mulai mengalami penurunan daya tahan seksual dan masalah lainnya di ranjang, salah satunya penyebabnya mempunyai penyakit disfungsi ereksi yang sering dialami oleh pria. Kondisi inilah yang umum dan dapat mempengaruhi kepercayaan diri serta keintiman dalam hubungan. Maka itulah cara menghadapi pria disfungsi ereksi

Apa sih Sebenarnya Gunanya obat ereksi? 

Cara menghadapi pria disfungsi ereksi yaitu dengan Obat ereksi yang berfungsi untuk mengatasi disfungsi ereksi yang dialami oleh pria. Maka itu ketika kondisi pria tidak bisa mengalami ereksi dengan normal sehingga meminum obat ereksi untuk bisa berhubungan seksual dengan optimal. 

Disfungsi ereksi biasanya muncul karena pembuluh darah di alat kelamin pria terlalu sempit, sehingga pria sulit mempertahankan atau mencapai ereksi. Secara psikologis juga bisa dipicu oleh stres atau banyak pikiran. 

Apa itu obat ereksi ?

Secara umum obat ereksi mengandung cGMP-specific phosphodiesterase type 5 yakni suatu protein enzim yang memiliki fungsi untuk mengatur sirkulasi pembuluh darah. 

Senyawa dalam obat ereksi tersebut dapat merelaksasi otot-otot sehingga pembuluh darah arteri di alat kelamin pria melebar dan darah mengalir ke alat kelamin pria dengan mudah. 

Maka akan dapat meningkatkan aliran darah jika ada gairah seksual. 




Maka itu cara menghadapi pria disfungsi ereksi pada saat sebelum mengkonsumsi pentingnya mereka untuk konsultasi dengan dokter spesial andrologi. 

Masih banyak orang yang mungkin belum familiar dengan spesial andrologi. Dokter spesial andrologi menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan sistem reproduksi pria seperti disfungsi ereksi. 

Cara menghadapi pria disfungsi ereksi dimana nantinya Dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatannya dapat menilai apakah obat ereksi yang aman dan sesuai dengan kondisinya karena beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau gangguan peredaran darah, mungkin membatasi penggunaan obat ereksi. 

Mengkonsumsi obat ereksi secara sembarangan bisa sangat membahayakan mulai dari shock, pingsan, serangan jantung dan meninggal dunia. 




Maka sebelum memutuskan untuk menggunakan beragam jenis obat disfungsi ereksi, ada baiknya mengetahui terlebih dulu cara kerja, keamanan, serta efek samping yang mungkin saja ditimbulkan obat ereksi terhadap kesehatan. Berikut ini ada beberapa poin yang harus diperhatikan tentang obat ereksi: 

Kenali obat-obat ereksi : 

Berikut ini beberapa obat ereksi pada pria : 

1. Sildenafil 

merupakan jenis obat ereksi yang paling populer untuk mengatasi disfungsi ereksi. Obat ini sangat terkenal dengan nama Viagra. 

Obat ini berkerja yakni dengan mengendurkan otot yang berada pada dinding pembuluh darah pada area tubuh tertentu untuk mengatasi impotensi.

2. Tadalafil 

Tadalafil adalah obat yang efektif untuk mengatasi berbagai kondisi disfungsi seksual pria, termasuk impotensi dan ejakulasi dini. Obat ini bekerja dengan meningkatkan aliran darah yang menuju ke alat kelamin pria ketika pria mendapat stimulasi seksual. 

3. Vardenafil

Vardenafil dapat mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Obat ini dapat meningkatkan aliran darah ke alat kelamin pria dengan bantuan rangsangan seksual.

4. Avanafil

Avanafil merupakan obat ereksi yang dibilang baru tapi memiliki cara kerja yang sama. Obat ini juga bisa meningkatkan darah ke alat kelamin pria untuk membantu proses ereksi. 

Beberapa obat ereksi di atas bisa Anda coba. Namun harus memastikan terlebih dahulu keamanan obat ereksi dan pastikan bahwa obat tersebut sudah terdaftar di BPOM serta memiliki ijin jual yang resmi. 

Cara kerja obat ereksi 

pilihlah obat ereksi terbaik seperti sildenafil, tadalafil, vardenafil, dan avanafil dan cara kerja obat tersebut dengan mengoptimalkan efek nitrat oksida, yakni senyawa kimia alami dari dalam tubuh untuk melemaskan otot alat kelamin pria. 

Ketika mengonsumsi obat ereksi maka aliran darah ke alat kelamin pria akan meningkat dan sinyal rangsangan seksual yang dikirimkan dari otak ke saraf-saraf penis dengan begitu ereksi akan menjadi lebih maksimal. Meskipun ampuh menggunakan obat ereksi tetap harus disertai dengan rangsangan seksual untuk menghasilkan efek yang maksimal. 

Keamanan obat ereksi 

Obat ereksi aman untuk di minum asalkan sesuai dengan anjuran dokter. Namun ada beberapa kelompok pria dengan kondisi medis tertentu yang tidak disarankan minum obat ereksi seperti orang dengan tekanan darah rendah, darah tinggi, penyakit arteri koroner, riwayat aritmia dan serangan jantung atau stroke perlu konsultasi ke dokter dulu sebelum minum obat ereksi. 

Selain itu juga dokter menganjurkan kepada pasien disfungsi ereksi juga diminta untuk melakukan gaya hidup sehat dengan menjaga berat badan proporsional dan selain itu juga perlu didukung dengan kondisi psikis yang tenang dalam menghadapi disfungsi ereksi

Pada akhirnya, keputusan untuk mulai minum obat ereksi adalah keputusan yang sangat pribadi jadi penting untuk menghormati kebutuhan dan preferensi individu serta mempertimbangkan faktor kesehatan secara menyeluruh dari pemeriksaan konsultasi dengan dokter. 

Jadi kesimpulan cara menghadapi pria disfungsi ereksi boleh aja minum obat ereksi terbaik asalkan sesuai petunjuk dokter dan juga harus disertai oleh pola hidup yg sehat sebagai cara untuk membantu penyembuhan.

Minggu, 17 Desember 2023

Kolaborasi Untuk Indonesia Bebas Kusta

 

Penyakit kusta di sebut penyakit kutukan jadi mereka yang mempunyai penyakit kusta selalu di kucilkan oleh keluarga atau masyarakat sekitarnya karena masyarakat tersebut kurangnya edukasi tentang penyakit kusta maka itulah perlu kolaborasi dari lembaga-lembaga terkait yang berhubungan dengan kusta seperti NLR Indonesia dan Sasakawa Health Foundations.




Kusta merupakan penyakit menular yang masih ada di Indonesia yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae. 

Gejala kusta biasanya memiliki bercak putih di beberapa bagian tubuh yang sering dikira hanya panu, kurap, atau infeksi jamur saja. 

Apalagi kasus baru kusta di Indonesia mengalami stagnasi selama 10 tahun terakhir dengan jumlah mencapai 18000 kasus hal inilah menjadikan Indonesia termasuk peringkat ketiga tertinggi kasus kusta di dunia, ini menunjukkan masih ada masalah penanganan kusta di Indonesia. 





Ardi Yansyah salah satu seorang OYPMK dan bermitra NLR Indonesia sekaligus Ketua Permata Bulukamba berbagi cerita pengalaman yang mengalami stigma negatif di masyarakat sejak ia menjadi penderita kusta di sebuah acara talkshow di youtube KBR. 

"Sejak menderita kusta jadi berubah 100 persen seperti contohnya sejak tahu saya menderita kusta teman-teman jarang ke rumah. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2011 sampai 2015. Sejak ada edukasi tentang kusta perlahan tapi pasti masyarakat berubah", ujar Ardi Yansyah. 

Ardi Yansyah juga menceritakan awal pertemuan hingga berkolaborasi dengan Permata Bulukamba di tahun 2018. Pada saat itu Permata Sulawesi Selatan ada 4 sampai 5 cabang yang salah satu adalah Permata Bulukamba. Dari situ Permata Bulukamba berkenalan dengan NLR Indonesia hingga akhirnya sampai sekarang masih berkolaborasi.

Untuk itulah Yayasan Permata Bulukamba berkolaborasi dengan NLR Indonesia dan Sasakawa Health Foundations dalam menangani masalah kusta. 

Berikut ini sekilas tentang profil dari Yayasan Permata Bulukumba, NLR Indonesia dan Sasakawa Health Foundations 

Yayasan Permata Bulukumba adalah yayasan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan penyadang kusta di seluruh indonesia yang bertujuan untuk memperjuangkan kesetaraan, mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang sedang atau pernah mengindap penyakit kusta.

NLR Indonesia adalah sebuah lembaga yayasan niralaba dan non pemerintah sejak tahun 1975 yang bertugas pada permasalahan kusta dan konsekuensinya. 

NLR Indonesia berfokus pada : 

1. zero transmission ( nol penularan) 
2. zero disabillty ( nol penyandang cacat)
3. zero exclusion ( nol ekskulasi) 

NLR Indonesia merupakan anggota dari NLR internasional yang berpusat di negara Belanda. 

Selain di Indonesia, NLR juga ada di beberapa negara seperti NLR Brazil, NLR India, NLR Nepal dan NLR Mozambique. 

Sasakawa Health Foundations merupakan organisasi internasional yang mendukung upaya pemberantasan kusta di berbagai negara

Langkah apa saja yang mereka telah lakukan dari kolaborasi, yaitu :

1. kolaborasi yang melibatkan kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan kusta. 

2. mereka memastikan akses yang lebih mudah dari penyadang kusta untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik. 

3. adanya program pelatihan bagi tenaga medis dan petugas kesehatan di daerah terpencil dengan begitu mereka dapat memberikan diagnosis yang tepat dan perawatan yang tepat.

4. bekerja sama dalam menyediakan dukungan psikososial bagi penderita kusta dan keluarga serta membantu mereka mengatasi stigma sosial yang sering terkait dengan penyakit kusta.

5. berfokus juga pada advokasi kebijaksanaan untuk memperjuangkan hak-hak penderita kusta dan kebijakan publik untuk mendukung upaya kebijaksanaan pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit kusta.

Dengan adanya kolaborasi Yayasan Permata Bulukumba, Sasakawa Health Foundations dan NLR Indonesia di harapkan dapat tercapai peningkatan signifikan dalam pengendalian dan peningkatan kualitas hidup bagi penderitaan kusta di Indonesia.

Rabu, 02 Agustus 2023

Cara Menghadapi Pasangan yang Mengalami Disfungsi Ereksi: Panduan untuk Wanita

Disfungsi ereksi adalah masalah yang dapat mempengaruhi hubungan intim antara pasangan. Ketika seorang pria mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi, hal ini dapat menimbulkan stres dan frustrasi baik bagi dirinya maupun pasangannya. Bagi wanita yang memiliki pasangan dengan disfungsi ereksi, penting untuk menghadapinya dengan pemahaman, dukungan, dan komunikasi yang baik. disfungsi ereksi tentu saja ini bukan hanya masalah kemesraan di atas ranjang tapi juga kesehatan dari yang bersangkutan.





Disfungsi ereksi sangat rentan dialami oleh pria dari usia 30 tahun. Presentasenya ada sekitar 2% pria berusia 30 tahun yang mengalami, dan 50% dialami oleh pria berumur 80 tahun.  Penyakit disfungsi ereksi muncul akibat pola hidup yang tidak sehat, obesitas, hipertensi, merokok dan minuman yang beralkohol.

Artikel ini akan memberikan panduan untuk wanita dalam menghadapi pasangan yang mengalami disfungsi ereksi.

1. Pahami bahwa Disfungsi Ereksi Bukanlah Kesalahan Anda:

Penting untuk menyadari bahwa disfungsi ereksi bukanlah kesalahan Anda sebagai pasangan. Masalah ini biasanya disebabkan oleh faktor fisik atau psikologis yang kompleks dan bukan karena kurangnya ketertarikan atau kecintaan dari pasangan. Jangan menyalahkan diri sendiri atau merasa tidak cukup menarik.

2. Jaga Komunikasi Terbuka

Bicaralah dengan pasangan tentang disfungsi ereksi secara terbuka dan jujur. Dengan berkomunikasi, Anda dapat saling memahami perasaan, kekhawatiran, dan harapan satu sama lain. Ajukan pertanyaan dengan penuh empati, dengarkan dengan baik, dan berikan dukungan yang diperlukan. Pastikan pasangan Anda tahu bahwa Anda berada di sisi mereka dan siap mendukung mereka melalui kesulitan ini. 

Menurut ahli komunikasi terbuka adalah kunci dari hubungan yang baik maka itu diperlukan komunikasi baik juga bisa melindungi hubungan Anda dari masalah yang diakibatkan oleh disfungsi ereksi.

3. Hindari Menekan atau Membuat Pasangan Merasa Buruk:

Jaga sikap yang positif dan hindari menekan pasangan terkait disfungsi ereksi. Hindari mengomentari atau mengkritik performa seksual mereka. Hal ini hanya akan meningkatkan tekanan dan membuat pasangan merasa buruk tentang dirinya sendiri. Ingatlah bahwa keintiman seksual melibatkan kedua pasangan, dan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. 

4. Edukasi tentang Disfungsi Ereksi: 

Mendapatkan pengetahuan tentang disfungsi ereksi dapat membantu Anda memahami kondisi yang dialami pasangan. Cari tahu tentang faktor-faktor penyebab, pengobatan yang tersedia, dan cara-cara mengelola disfungsi ereksi. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat membantu pasangan untuk mencari solusi yang tepat dan memberikan dukungan yang sesuai. 

5. Bersikap Sabar dan Menerima Perubahan: 

Disfungsi ereksi dapat menjadi perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Bersikaplah sabar dan realistis dalam harapan Anda. Perubahan mungkin diperlukan dalam pola hubungan intim Anda, seperti fokus pada keintiman non-seksual, eksplorasi bentuk keintiman lainnya, atau memperluas pengalaman intim secara keseluruhan. Terima bahwa proses ini membutuhkan waktu dan upaya bersama.

6. Dukung Pasangan dalam Pencarian Solusi: 

Bantu pasangan Anda untuk mencari solusi yang tepat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Dukung mereka dalam berkonsultasi dengan dokter atau spesialis yang kompeten di bidang ini. Jika pasangan Anda mempertimbangkan pengobatan, dorong mereka untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dan temani mereka dalam proses tersebut.

7. Memberikan Obat Disfungsi Ereksi Terbaik

Seperti kita ketahui bahwa disfungsi ereksi dapat disembuhkan tentunya dengan memberikan obat disfungsi ereksi terbaik yang tentunya harus sesuatu dengan petunjuk dokter agar untuk minimalisir efek samping. 





Obat disfungsi ereksi terbaik seperti Viagra, Cialis, dan Levitra tidak menyebabkan ketergantungan fisik karena berbeda dengan obat-obatan terlarang yang memiliki potensi menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Obat disfungsi ereksi bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke penis dan membantu memperbaiki fungsi ereksi secara sementara. 

Selain itu juga ada pilihan pengobatan lain yang dapat dipertimbangkan, seperti terapi perilaku atau pengobatan non-obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Dengan Terapi dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi secara alami tanpa perlu bergantung pada obat-obatan.

Jadi bila kita terutama perempuan cara untuk menghadapi pasangan yang mengalami disfungsi ereksi yaitu dibutuhkan pemahaman, komunikasi yang baik, dan dukungan emosional. Ingatlah bahwa disfungsi ereksi bukanlah kesalahan Anda atau pasangan. Dengan pendekatan yang sabar, penuh empati, dan kolaboratif, Anda dapat membantu pasangan Anda menghadapi tantangan ini bersama-sama. Tetap terbuka terhadap perubahan dan jadilah tim yang saling mendukung dalam mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan kehidupan intim Anda.

Rabu, 03 Mei 2023

Tips Mengatasi Disfungsi Ereksi Pada Pria

 

Sebagian masyarakat awam bahkan pasangan suami istri tidak mau untuk membicarakan mengenai hubungan seksual karena kerap kali dianggap sesuatu hal yang tabu dan bersifat privasi. Perlu diketahui salah satu faktor yang menjamin hubungan harmoni suatu rumah tangga ialah hubungan seksual. Apabila hubungan seksual yang terjadi tidak memuaskan maka akan timbul keretakan pada suatu rumah tangga pun yang tidak bisa terelakkan salah satunya disfungsi ereksi yang bisa berakibatkan sulitnya mendapatkan keturunan maka itu sebisa mungkin harus mengetahui cara menghadapi pria disfungsi ereksi yang terjadi pasanganmu.






Disfungsi ereksi atau dikenal dengan lemah syahwat adalah ketidakmampuan seorang laki-laki untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual.

Disfungsi ereksi merupakan masalah yang tak pernah habis dibicarakan banyak orang. Bukan cuma laki-laki tapi juga masalah ini berkaitan dengan perempuan. 

Untuk itu terlebih dahulu perempuan harus mengetahui fakta tentang difungsi ereksi diantaranya : 

1. Alasan kesehatan di balik Difungsi ereksi 

Ereksi merupakan kombinasi gairah pada fisik dan mental dapat mempengaruhi kesehatan fisik.

Masalah kardiovaskular bisa menyebabkan disfungsi pada lapisan dalam pembuluh darah termasuk ke alat kelamin sebab adanya tekanan darah tinggi dan diabetes yang bisa mengganggu aliran darah ke penis dan juga perubahan sistem endokrin seperti penurunan produksi testosteron karena faktor usia, genetika, atau obesitas.

2. Disfungsi ereksi bukan hal langka 

Berdasarkan penelitian bahwa sekitar 30 persen pria berusia dibawah 40 tahun dan 20 persen semua kelompok usia mengalami kesulitan dalam mencapai atau mempertahankan ereksi.

Ketika pria mengabaikan untuk mendiskusikannya dengan pasangannya maka akan berdampak buruk terdapat kondisinya seperti stress, merasakan kecemasan dan lain-lain.

3. Disfungsi ereksi bisa diobati

Cara mengobati pria difungsi ereksi dengan obat-obatan dan Pengobatan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisinya jadi jangan khawatir disfungsi ereksi bisa diobati

4. Kenali disfungsi ereksi

Untuk itu harus mengetahui penyebab disfungsi ereksi dan pemilihan obat untuk itu terlebih dahulu harus berkonsultasi agar dapat memilih pengobatan yang paling cocok

5. Jangan pernah menyalahkan 

Perempuan mungkin merasa bahwa mereka adalah bagian dari masalah disfungsi ereksi dan tersinggung ketika pasangannya mengalami Disfungsi ereksi kebanyakan kasus seperti adanya alasan fisik atau emosional untuk Disfungsi ereksi yang tidak ada hubungannya dengan pasangan.

Salah satu cara menghadapi pria disfungsi ereksi dimana perempuan sebagai pasangan perlu juga ikut saat kunjungan dengan dokter, mengajukan pertanyaan, dan berperan aktif dalam proses pengobatan serta juga komunikasi yang terbuka dan jujur bersama pasangan

Disfungsi ereksi terjadi pada pria dengan beberapa kondisi berikut: 

- pria lansia
- memiliki penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi
- Pernah mengalami cedera pada sumsum tulang belakang 
- konsumsi obat tekanan darah
- depresi atau stres 
- kelebihan berat badan atau obesitas 
- kebiasaan merokok

cara mengatasi disfungsi ereksi dapat berupa perubahan gaya hidup diantaranya : 

1. Diet 

Mengkonsumsi seperti kacang, sayur dan lain-lain dapat menjaga fungsi seksual dan mengurangi disfungsi ereksi

2. Tidur cukup

orang yang mengalami masalah tidur berisiko terkena masalah kesehatan organ intim, seperti disfungsi ereksi maka itu harus tidur yang cukup yaitu 7-8 jam

3. Penurunkan berat badan

Berat badan berlebih atau obesitas merupakan salah satu faktor yang menyebabkan disfungsi ereksi maka dari itu cobalah untuk menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga.

4. Psikoterapi 

Masalah fisik dan psikologis seperti tekanan pekerjaan atau trauma seksual bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Pria mengalami disfungsi ereksi bisa menjadi beban mental, termasuk masalah emosional serta hilangnya rasa percaya diri maka itu perlu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater .

5. Berhenti merokok

Merokok adalah kebiasaan yang mungkin berpengaruh dalam meningkatkan risiko disfungsi ereksi maka itu berhenti merokok memiliki potensi tidak hanya berguna untuk mengatasi disfungsi ereksi, namun juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

6. Minum obat

Cara mengobati pria disfungsi ereksi dengan memberikan obat Ericfil salah satu obat yang berbentuk tablet yang membantu mengatasi masalah seksual yang terdapat pada pria seperti disfungsi ereksi dan impotensi. Ericfil juga mengandung zat aktif sildena fil sitrat. 







Ericfil di produksi oleh laboratorium Novell Pharmaceutical yang ada di Indonesia. Jadi sudah pasti ini produk terpercaya dan kualitasnya tidak usah diragukan lagi. 

Oh iya selain itu Ericfil dalam kemasan box jadi 1 box isinya 1 strip masing-masing 4 tablet karena obat ini obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter dan dosisnya berbeda-beda setiap individu. 

Serta harganya juga sangat terjangkau dan bisa beli di apotik terdekat. 

Selain itu juga dapat mengobati disfungsi ereksi tapi juga bisa mencegah penyakit jantung karena tablet ini mengandung Sildenafil sitrat memiliki risiko 25% lebih rendah terserang penyakit jantung fatal dibandingkan pria yang tidak mengonsumsi obat disfungsi ereksi. 

Jadi cara menghadapi pria disfungsi ereksi mencari solusi bersama dan memberikan yang terbaik untuk kesembuhan dengan memberikan obat ereksi terbaik dan juga pentingnya pendidikan hubungan seks agar permasalahan hubungan seks bisa segera ditangani.

Rabu, 07 Desember 2022

Teman Autis Sahabat Bagi Para Orang Tua

 

Dalam membina berumah tangga pastilah menginginkan kehadiran yang buah hati agar semakin lengkap dan sempurna rumah tangganya.

Maka itulah perlu persiapan yang matang seperti sebagai seorang calon ibu harus mempersiapkan segalanya baik fisik dan mental untuk mengandung dan melahirkan serta sebagai bapak juga harus mempersiapkan segala kebutuhan si kecil dan ibunya. 




Apalagi saat ibu hamil tentunya harus memperhatikan asupan gizi dan nutrisinya agar nanti si kecil lahir dengan selamat dan sempurna. Tapi bila Tuhan berkata lainnya ketika kita melahirkan bayinya ternyata berkebutuhan khusus seperti autisme maka kita tidak bisa apa-apa dan hanya memberikan yang terbaik bagi si bayi nantinya. 

Ada juga beberapa orang tua yang tidak mau menerima anaknya dilahirkan sebagai autisme bahwa mereka malu punya anak seorang autisme tentunya ini sangat miris sekali melihatnya. 

Apa sih Autisme itu? autisme adalah kondisi dimana ada masalah kompleks pada gangguan saraf. Dampak yang timbul dari gangguan saraf seperti susah berinteraksi, susah berkomunikasi non verbal dan komunikasi verbal, susah berbicara sehingga mengalami kesusahan dalam hal sosial motorik.

Pada dasarnya autisme bukan penyakit menular melainkan hanya aja kondisi seseorang yang mengalami keterlambatan proses perkembangannya.

Dari sinilah maka timbul banyak orang yang meng menganggap autisme merupakan suatu gangguan sehingga mereka akan menghindarinya.

Padahal penyandang autisme berhak melangsungkan hidupnya lebih baik dan mendapatkan perlakuan berbeda karena pada dasarnya mereka memiliki test IQ yang sama, bahkan bisa lebih diatas rata-rata pada umumnya. Hanya aja terkendala pada sistem sensorik yang membuat sensitif pada motorik.

Karena kondisi yang berbeda penyandang autisme perlu terapi rutin agar bisa hidup lebih baik. Beberapa jenis terapi autisme diantaranya : 

1. terapi fisik
2. terapi wicara 
3. terapi okupasi
4. terapi perilaku dan komunikasi 
5. terapi sensori 
6. applied behaviour analysis ( ABA)
7. terapi pendidikan
8. terapi bermain
9. terapi keluarga

Selain jenis terapi diatas juga para orang tua juga perlu juga mengetahui cara mendidik anak autisme diantaranya: 

1. memilih pendidikan sekolah yang tepat 
2. melatih skill dengan terapi
3. cari tau bakat dan minat anak
4. bergabung dengan komunitas autisme. 

Komunitas autisme bertujuan sebagai jembatan bagi orang tua sehingga orang tua dengan anak autisme mendapatkan informasi yang sudah kredibel, sudah terverifikasi dan terkurasi. 

Dok :  Website Teman Autis



Teman Autisme adalah wadah yang tepat buat para orang tua yang memiliki yang memiliki anak gangguan autisme.

Salah satunya Alvinia Christiany adalah co-founder dari Teman Autis yang menceritakan bermula ia sangat terenyuh akan penyandang autisme yang selalu dikucilkan dan para orang tua yang rata-rata tidak menerima anaknya autisme.

Dari situlah Alvinia ingin meningkatkan awareness terhadap autisme dikalangan masyarakat terutama orang tua yang mempunyai anak autisme. 

Di Teman Autisme para orang bisa mendapatkan wawasan tentang anak autisme dan pengasuhannya melalui situs website dan media sosial teman autisme. selain itu juga webinar berbayar yang di adakan setiap bulannya dengan topik yang berbeda serta ada juga daftar klinik anak autisme.

Tentunya teman autisme ini tidak sendiri , mereka bekerjasama dengan beberapa klinik maupun komunitas lainnya sehingga melibatkan para ahli di bidangnya dalam menyampaikan informasi.

Dengan kehadiran Alvinia dan Teman autisme sehingga tidak ada lagi yang pandang sebelah mata terhadap autisme dan para orang tua menyanyangi seperti anak normal lainnya.

Rabu, 26 Oktober 2022

SeGeRa Ke RS, Penanganan Pertama pada Stroke

 

Keluarga besar saya mempunyai riwayat penyakit diabetes, kolesterol dan darah tinggi sehingga rentan terkena stroke.

Salah satunya datuk saya tiba-tiba jatuh di got entah apa penyebabnya pada waktu subuh datuk saya jatuh untung ada tetangga saya yang melihatnya dan langsung mengetuk pintu rumah saya alhasil keluarga saya terutama mama kaget dan langsung mendatangi dokter yang kebetulan tetangga ada juga seorang dokter, alhasil setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit. 

Peristiwa itu pun saya menjadi introspeksi diri untuk selalu berolahraga dan pola hidup sehat mengingat keluarga saya punya penyakit keturunan diabetes, jantung dan darah tinggi.



Apalagi ditambah informasi banyak tentang Stroke dalam temu blogger dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia pada tanggal 29 Oktober 2022 di Hotel Js Luwansa, Jakarta selatan dimana menghadirkan narasumber  :
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI,
Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS selaku Direktorat Jenderal P2P Kemenkes
dr. Mursyid Bustami, Sp.S(K), KIC, M.ARS Direktur Utama Rumah Sakit Pusat PON

Apa sih itu stroke? stroke adalah kondisi yang terjadi akibat gangguan pasokan darah ke otak karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian pada sebagian sel-sel di otak.

Stroke adalah penyakit tidak menular (PTM) yang dapat mengurangi kualitas hidup penderitanya secara drastis. Apalagi stroke disinyalir penyebab kematian nomor tiga terbanyak di Indonesia dan untuk kecacatan menempati nomor tiga di dunia.

Riset Kesehatan Dasar Nasional Tahun 2018 kasus stroke mencatat untuk wilayah yang paling tertinggi terjadi di Provinsi Kalimantan Timur (1,47%), terendah di Provinsi Papua (0,41%). 

Faktor risiko stroke yang sering terjadi adalah tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol, kadar kolestrol tinggi, gula darah yang tidak terkontrol, merokok, obesitas, dan kurang aktivitas fisik. 

Seringkali stroke muncul secara mendadak. Semakin cepat kita mengenali gejalanya seperti SeGeRa Ke RS , yaitu : Senyum tidak simetris. Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba. Bicara tidak tegas/ tiba-tiba tidak dapat berbicara. Kebas atau baal atau kesemutan separuh tubuh. Rabun pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba. Sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba. 

Maka harus secepatnya ditangani karena satu menit sangat berharga bagi siapapun yang terkena stroke karena sangat berpengaruh dalam meminimalisir tingkat kerusakan otak sekaligus mencegah kemungkinan timbulnya komplikasi. Dalam penanganan stroke dikenal istilah "golden time" yaitu 4,5 jam karena waktu terbaik dalam penanganan stroke. 

Tidak perlu khawatir ya stroke di tanggung 100% oleh BPJS jadi segera bawa ke rumah sakit karena saat ini Indonesia telah memiliki Rumah Sakit vertikal yang mampu memberikan layanan stroke tingkat paripurna ada 9 Rumah Sakit, tingkat utama ada 3 Rumah Sakit dan tingkat madya ada 6 Rumah Sakit dengan ketersediaan fasilitas Cath Lab ada 292 buah tersedia di Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta. Upaya pelayanan stroke didukung dengan adanya dokter spesialis saraf sebanyak 2261 orang, dokter neurointervensi ada 54 orang dan dokter bedah saraf fellow/subspesialis vaskular ada 38 orang.




Bapak Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu DHSM., MARS, selaku Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah melakukan beberapa upaya untuk pengendalian dan Pencegahan, diantaranya :

1. Upaya promotif yaitu dengan mengkampanyekan perilaku CERDIK : 
Cek berkala kesehatan, 
Enyahkan asap rokok, 
Rutin aktivitas fisik 30 menit setiap hari, 
Diet makanan gizi seimbang,
Istirahat yang cukup,
Kelola stress

2. Upaya edukasi kepada masyarakat dilakukan dengan cara mensosialisasikan SeGeRaKeRS

3. Upaya preventif dilakukan dengan cara mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini seperti pemantauan IMT, minimal 1 tahu  sekali untuk pengukuran tekanan darah dan gula darah 

Bagi yang memiliki faktor risiko PTM termasuk stroke dapat melakukan dengan menerapkan hidup sehat dan melakukan pemeriksaan secara rutin minimal satu bulan sekali

4. Upaya kuratif dengan penguatan pelayanan kesehatan dengan mengembangkan jejaring rumah sakit layanan stroke

5. Upaya rehabilitatif yang dilakukan pada masa akut selama berada di rumah sakit dan fase kronis  guna untuk mencegah serangan ulang dan disabilitas. 

Pelayanan rehabilitasi di masyarakat dapat dilakukan melalui pelayanan home care dan rehabilitasi  yang dilakukan oleh para kader terlatih dan edukasih tentang bagaimana cara melatih serta merawat pasien stroke kepada anggota keluarga pasien stroke

Dengan begitu diharapkan kita untuk awareness lagi akan stroke dengan cara untuk selalu menjaga kesehatan yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan program CERDIK Kemenkes RI, ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI. 

Jadi yuk kita bersama-sama cegah stroke sedini mungkin

Kamis, 14 April 2022

Bersatu Untuk Wujudkan Indonesia Bebas Kusta

Di Hari kesehatan Dunia yang diperingati setiap tanggal 7 April adalah momen yang sangat baik untuk saling mengingatkan semua pihak pentingnya memprioritaskan kesehatan dari semua aspek kehidupan. 

Namun penyakit kusta dengan saat ini Indonesia masih diperingkat 3 sebagai urutan penyumbang kusta kasus baru dengan 17.000 kasus baru pertama tahun serta permasalahan yang dirasakan orang-orang yang mengalami kusta.





Penyakit kusta adalah penyakit inspeksi yang disebabkan oleh bakteri kronis yang menyerang pada kulit, saraf tepi serta saluran pernapasan. Kusta dikenal dengan nama penyakit Hansen atau Morbus Hansen.

Gejala kusta timbul seperti mati rasa di kulit, muncul lesi pucat, kulit tidak berkeringat, ada luka yang tidak terasa sakit, otot jadi lemah terutama bagian kaki dan tangan, kehilangan alis dan bulu mata, mimisan atau kehilangan tulang hidung, mata kering dan jarang mengedip maka itu harus segera melakukan pengobatan sedini mungkin bila terlambat akan berakibat fatal seperti disabilitas atau kecacatan.





Menjadi disabilitas bukan pilihan mereka maka itu adalah tanggung jawab bersama dalam upaya memutuskan mata rantai penularan kusta secara kooperatif di masyarakat, ujar R Wisnu Saputra, perwakilan dari jurnalis.

Maka itulah penderitaan kusta sering di kucilkan oleh masyarakat bahkan ada yang menganggap penyakit kutukan padahal mereka juga bagian dari masyarakat yang ingin hidup layak tanpa ada diskriminatif. 

Menurut Dr dr Flora Ramona Sigit Prakoeswa dalam live youtube berita KBR pada tanggal 12 maret 2022, penderita kusta ini seringkali dalam hidupnya mengalami stigmatisasi dan pendeskriminasian dalam hal kesehatan. Sehingga membuat penderita kusta mengalami tekanan dalam 4 hal. Yakni: 

1. Kesehatan Fisik, penderita kusta terlihat fisiknya ya cacat.

2. Kesehatan Mental, karena fisiknya cacat mempengaruhi mentalnya ketika masyarakat tidak memberikan kesempatan untuk hidup secara wajar.

3. Kesehatan Sosial, saat penderita kusta tidak mendapat tempat, secara sosial terkucilkan dan tidak bisa bekerja seperti layaknya orang yang bukan penderita kusta. 

4. Kesehatan Spiritual, karena terkucil mereka tidak bisa menunaikan ibadah di masjid, gereja, pure dll.

Untuk membantu agar penderita kusta tidak mengalami stigma negatif, perlu ada usaha pihak- pihak terkait maka itu diperanan pentahelix sangat penting untuk atasi kusta. 

Nah bagi yang belum tahu apa sih itu Pentahelix menurut KKBI adalah kolaborasi. Dimana dalam hal ini untuk mengkampanyekan bahwa penderita kusta tidak berbahaya dan bisa sembuh, asal rutin berobat. 

Adapun komponen yang terlibat dalam pentahelix adalah : 

1. Keluarga. 
   
Dimana keluarga juga mempunyai peran penting dalam penderitaan kusta seperti untuk memberikan dukungan terhadap penyakit kusta seperti mengingatkan untuk rajin minum obat dan jaga kebersihan.

2. Pelaku Usaha. 

Dimana penderitaan kusta di berikan kesempatan berkerja sesuai dengan kondisi dan kemampuan dari penderitaan kusta.

3. Media massa. 

Media massa juga sangat peran dalam menyampaikan informasi tentang penyakit kusta dan cara pencegahan agar lebih memahami lagi tentang penyakit kusta.

4. Generasi muda. 

Generasi muda juga biasa jadi rool model dgn cara mengedukasi pengetahuan tentang penyakit kusta sehingga yang nantinya mereka bisa membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat , teman sebayanya dan lain-lain.

Salah satu contoh keberhasilan pentahelix terdapat di Jawa Timur sudah ada aksi pembentukan kelompok-kelompok untuk mendukung memberantas kusta.

Dengan contoh keberhasilan tersebut dapat dijadikan contoh untuk terus memberikan edukasi tentang penyakit kusta dan pencegahannya agar terwujudnya Indonesia bebas dari kusta.

Kamis, 24 Februari 2022

Cegah Stunting dan Obesitas Sejak Dini

 

Remaja adalah masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa perkembangan fisik maupun psikisnya maka itu memerlukan asupan gizi yang seimbang.

Usia remaja dimana sedang dalam masa produktif karena pada masa remaja banyak hal yang menyenangkan yang bisa dilakukan seperti mengedukasi kepada masyarakat ataupun kegiatan positif lainnya yang tentu sangat berguna untuk bangsa Indonesia dan masyarakat.

Terkadang terlalu sibuk mereka sampai melupakan makan ataupun suka jajan sembarangan sehingga terkendala masa pertumbuhan seperti obesitas.

Hal ini yang perlu di perhatian bagi orang tua dalam agar mengkontrol pola makan untuk memenuhi asupan gizi sehingga mereka tubuh tetap fit dan terhindar dari berbagai macam penyakit. 

Maka itulah bertepatan dengan Hari Gizi Nasional merupakan momen penting untuk meningkatkan kepedulian dari berbagai pihak bersama membangun masyarakat sehat melalui gizi seimbang.


Hari Gizi Nasional yang ke 62 diperingati setiap tanggal 25 Januari dan setiap tahun dengan tema yang selalu berbeda-beda. 

Tema Hari Gizi Nasional yang ke 62 adalah Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas. Hal ini dilatarbelakangi oleh upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menghadapi stunting dan obesitas.

Stunting dan Obesitas adalah masalah yang serius jangka waktu pendek atau panjang sehingga akan menjadi indikator pembangunan kesehatan bangsa yang berpengaruh terhadap kualitas generasi penerus.

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan dibawah standar.

Stunting pada anak menyebabkan terganggu perkembangan otak anak, metabolisme tubuh dan perkembangan fisik.

Obesitas merupakan faktor resiko penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, diabetes, dan hipertensi.

Penyebab obesitas seperti tidurnya kurang, olahraga jarang, pola makan yang tidak seimbang, stress.

Obesitas tidak hanya di derita oleh orang dewasa tapi juga balita dapat berisiko obesitas seperti berdasarkan Riskesdas 2018 Prevalensi obesitas pada balita sebanyak 3,8% dan obesitas pada usia 18 tahun keatas sebesar 21,8% . 

Maka itu perbaikan gizi lebih diarahkan pada gizi seimbang sebagai solusi menurunkan stunting dan obesitas.




Karena itu dalam webinar hari gizi nasional yang diadakan tanggal 17 Februari 2022 yang menghadirkan Nazhif Ghifari S.Gz, M.Si menyampaikan untuk menerapkan pola makan sehat yakni harus mengandung protein rendah lemak, karbohidrat, cukup serat dan air putih, susu rendah lemak serta pilih lemak yang baik. Ia juga menyarankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam makanan sehari-hari.

Selain itu juga harus berolahraga meskipun masa pandemi kita tetap bisa berolahraga di rumah. olahraga bisa apa saja tapi sebaiknya kombinasi dengan olahraga kardio strengthen atau penguatan otot, olahraga yang dapat dilakukan minimal 3 minggu sekali.

Dalam hal ini untuk menangani permasalahan stunting dan obesitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi semua pihak yang terkait untuk mencegah terjadinya stunting dan obesitas.

Salah satunya mengedukasi kepada masyarakat agar lebih awner dalam memberikan asupan gizi dan nutrisi pada anak.






Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Tanoto Foundation mengajak remaja untuk berkontribusi langsung dalam penanganan stunting dan obesitas dengan melakukan berbagai kegiatan yang diadakan oleh Tanoto foundation seperti mengadakan writing competition, penerbitan buku, video contest dan masih banyak yang lainnya, ujar Melinda Mastan S.Gz selaku Grant Officer Tanoto Foundation.

Hal ini dilakukan agar makin banyak lagi yang awner terhadap kesehatan serta berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mensosialisasikan perilaku hidup sehat.

Minggu, 31 Oktober 2021

Dokter Pahlawan Berjuang Hingga Berakhirnya Pandemi

Diperingati setiap tanggal 24 Oktober setiap tahunnya, Hari Dokter Nasional (HDN) pada tahun ini merupakan hari dokter nasional yang diperingati ke 71 kalinya.

Peringatan hari dokter nasional bertepatan dengan terbentuknya Ikatan Dokter Indonesia yaitu pada 24 Oktober 1950 setelah melalui fase yang cukup panjang ditengah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya berjuang untuk memerangi penyakit ditengah penjajahan dan keterbatasan fasilitas kesehatan, para dokter di Indonesia pada masa tersebut juga berjuang untuk memajukan Indonesia, salah satunya dengan memajukan bidang pendidikan dengan mendirikan organisasi Boedi Oetomo.

Pada peringatan hari dokter nasional tahun 2021 dimana perjuangan para dokter kali ini menghadapi tantangan baru yaitu adanya pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum dapat diperkirakan kapan berakhirnya. Bukanlah sebuah hal yang mudah bagi para dokter untuk menjalani tugasnya masa pandemi dimana angka rasio jumlah dokter di Indonesia terbilang sangat rendah yakni sebesar 0,4 per 1.000 penduduk yang artinya terdapat 4 dokter untuk melayani 10.000 penduduk. Jumlahnya makin mengkhawatirkan karena pandemi Covid-19 sehingga berdampak pelayanan kurang optimal.




dr Ardiansyah dari IDI menyatakan bahwa rasio yang ideal berdasarkan rekomendasi WHO adalah 1 per 1000. Sementara jumlah dokter umum di angka 150 ribuan. 

Dibandingkan dengan jumlah penduduk di Indonesia mencapai 250 juta maka angka rasio 0,5 sampai 0,6 masih rendah dibandingkan dengan negara berkembang yang sudah mencapai angka rasio 1.

Sementara jumlah dokter yang dibutuhkan sebanyak 270 ribu karena dilihat dari sistem pendidikan kedokteran untuk mendapatkan gelar sarjana membutuhkan waktu 3 sampai 4 tahun. jadi setiap tahun 12 - 13 ribu lulusan sarjana kedokteran sehingga diharapkan dalam waktu 5 sampai 6 tahun kedepan bisa mencapai rasio sesuai dengan rekomendasi WHO.

Salah seorang dokter yang saya jumpai pada awal maret lalu bertugas di RSDC Wisma Atlet menyatakan bahwa menjadi petugas kesehatan dalam penanganan Covid-19 membuatnya mengalami rasa cemas, gelisah, takut, bahkan mengalami kelelahan dan penurunan berat badan.

Perasaan yang sama juga dirasakan oleh dokter lain yang menjadi relawan di RSDC Wisma Atlet. Karena ada merasa khawatir takut akan tertular Covid-19, namun berusaha menguatkan diri dan menanamkan dalam hati bahwa hal tersebut adalah risiko atas pilihan yang telah dia ambil untuk menjadi relawan penanganan Covid-19. Covid-19 bahkan hampir dua ribu telah merenggut nyawa dokter di Indonesia. 

Menjalankan tugasnya dalam menangani pasien Covid-19, para dokter dan tenaga kesehatan lainnya wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) khusus ketika bertugas sehingga mereka harus menahan diri untuk tidak buang air kecil dan besar, serta makan dan minum selama 8 jam atau lebih. 

Tantangan tersebut tidak menyurutkan tekad para dokter di Indonesia untuk terus berjuang melawan pandemi Covid-19, tidak hanya berjuang untuk menangani para pasien Covid-19 secara langsung, namun berjuang pula untuk dilengkapi juga dengan berbagai ilmu pengetahuan terbaru di bidang kedokteran mengenai cara tepat menangani Covid-19 sebagai wujud nyata dari sumpah yang telah diikrarkan ketika menjadi seorang dokter yaitu bersumpah untuk membaktikan hidup guna kepentingan perikemanusiaan. 

Para dokter masih terus berjuang melawan pandemi Covid-19 hingga saat ini bersama tenaga kesehatan lainnya dengan memotivasi diri sendiri untuk berkerja sebaik mungkin karena memang sudah konsekuensi dalam berkerja dan berharap pandemi ini cepat berakhir.

Dukungan dari semua pihak terus berdatangan buat mereka dalam melakukan pekerjaan sebagai dokter, seperti :

1. Berdoa untuk keselamatan para medis

Doa adalah salah satu cara untuk meminta perlindungan dari Allah untuk para medis untuk keselamatan agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

2. Kirimkan karangan bunga

Kirim bunga tidak hanya kepada pacar tapi juga buat para dokter karena bunga juga sebagai simbol kasih sayang dan kelembutan dengan mengirim karangan bunga kepada para dokter akan membangkitkan semangat mereka dalam bekerja.

3. Sumbang alat perlindungan diri 

Belilah alat perlindungan diri (APD) seperti masker, sarung tangan, atau hand sanitizer dan kirimkan untuk para dokter karena APD ini amat dibutuhkan mereka saat merawat pasien covid.

4. Donasi untuk para dokter

Sekarang ini gerakan berdonasi APD untuk tim medis gencar dilakukan para semua pihak dengan memanfaatkan platform yang ada atau lembaga yang kredibel.

Yang nantinya mereka akan mengirim APD kepada para dokter yang berada di garda depan.

5. Tetap dirumah aja 

Dengan Anda tetap dirumah aja sama halnya ikut memutus rantai penularan virus corona dengan menjaga kebersihan tangan dan lingkungan sekitar, dan anda tetap sehat, maka anda akan meringankan beban para dokter.



Selain itu penanganan penyakit kusta juga menjadi terkendala di masa pandemi maka itu perlu ada jemput bola ke rumah pasien yang tentunya tetap menerapkan prokes agar pasien tetap mendapatkan pelayanan yang optimal, ujar dr Udeng Daman selalu Technical Advisor NLR Indonesia.

Maka itu setiap puskesmas harus mengadakan mapping kesehatan terutama mengenai kusta. 

Untuk mewujudkan bebas kusta di Indonesia maka  kerjasama dari pemerintah,  organisasi dalam melakukan strategis yaitu :

1. Zero Transmission ( menghentikan transmisi) 

2. Zero Disability ( mencegah kecacatan pada penderitaan kusta) 

3. Zero  Exclucution ( mencegah stigma) 


Dengan Dukungan dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah sebagai ikhtiarkan untuk menyelamatkan semuanya. 

Selamat menjalankan tugas, jaga stamina, tetap semangat dan solid untuk menuntaskan perjuangan menghadapi covid 19.