Minggu, 03 April 2022

Langkah Kecil Untukmu Bumiku


Miris sekali melihat masih banyak masyarakat Indonesia yang buang sampah sembarangan, apakah mereka tidak berpikir dampak yang di rasanya dalam waktu panjang?




Saya melihat hal itu rasanya pengen nangis melihat keadaan jakarta yang kotor, kuman bahkan bau sehingga tidak bagus untuk kesehatan dan polusi udara yang tidak sehat. 

Apalagi musim hujan pasti banyak masyarakat yang menyalahkan pemerintah terutama bapak gubernur yang bekerja kurang optimal padahal Khan kita harus intropeksi diri kepada masing-masing yang bisa menyebabkan jakarta banjir.


Banjir salah satu dari perubahan iklim. Berdasarkan dari situs website ditjenppi.menlhk.go.id, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendefinisikan perubahan iklim sebagai gejala yang disebabkan baik secara langsung atau tidak langsung oleh aktivitas manusia.

Perubahan iklim yaitu perubahan yang terjadi pada suhu, curah hujan, pola angin dan berbagai efek-efek lain yang timbul secara drastis.

Maka itu kita harus minimalisir supaya tidak terjadi perubahan iklim :

1. Memastikan sistem drainase berjalan baik.

Sistem drainase yang ada saat ini harus dipastikan berfungsi dan berjalan dengan baik dimana kapasitas saluran drainase juga harus dimaksimalkan. seperti drainase lokal di permukiman, harus terintegrasi dengan drainase yang ada di sungai-sungai besar yang menuju ke laut.

2. Sistem pompanisasi berfungsi optimal 

Sistem ini sangat penting dalam mengatasi limpahan air dari hulu. Untuk itu sistem ini harus selalu dipastikan berfungsi dengan baik agar berkerja secara optimal. 

3. Optimalisasi peringatan dini kepada masyarakat. 

Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan maka peringatan dini terhadap bencana banjir perlu dioptimalisasi agar mereka bertindak cepat untuk melakukan sesuatu sebelum terlambat. 




Salah satunya yang saya lakukan setiap kali habis minum air mineral botol tidak di buang melainkan saya simpan di tas dan juga setiap kali saya di jalanan menemukan botol plastik saya ambil meski hal itu pasti banyak masyarakat yang beranggapan aneh kok botol dipungut sudah seperti pemulung aja. Tapi saya tidak peduli apa yang di omongkan orang lain,

Saya tetap melakukannya baik dijalan raya maupun disekitar komplek rumah. Selain itu juga saya setiap ada waktu luang selalu membersihkan got supaya aliran got lancar. 

Sampai tiba musim hujan di kompleks rumah yang biasanya setiap hujan pasti banjir tapi semenjak saya rajin membersihkan got dan sampah yang berserakan alhamdulillah kompleks rumah saya sudah tidak lagi banjir.

Hal itupun para tetangga pada heran kok bisa ya tidak banjir dan mereka pun teringat akan aksi yang saya lakukan selama ini.

Kini para tetangga akhirnya menyadari apa yang saya lakukan itu demi kebaikan bersama dan mereka pun minta maaf kepada saya dan berjanji untuk membersihkan got dan mengumpulkan botol bekas di rumah masing-masing yang nantinya akan kami jual ke bank sampah atau pun mendaur ulang botol bekas tersebut. 

Aksi nyata kami lakukan dengan mengumpulkan botol bekas sebagai #TeamupforImpact #UntukmuBumiku dengan mendaur ulang botol bekas menjadi pot cantik gunakan untuk menamam pohon atau bunga yang kami taruh di kompleks rumah sehingga udara akan semakin asri dan bebas dari banjir. 

Rasanya senang banget melakukan hal tersebut karena mengalami banyak berubah di kompleks rumah selain itu secara tidak langsung juga telah menjadi Indonesia sehat. 

Mari mulai sekarang kita harus konsistensi dan komitmen kuat dari semua pihak yang berkepentingan diperlukan untuk melestarikan alam sekaligus mencegah terjadinya banjir bandang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar