Senin, 30 Maret 2020

Tips Merawat Lansia


Sedari kecil orang tua telah merawat dan membesarkan aku. Setelah orang tua memasuki lansia, kini giliran aku yang merawat orang tua. Menjaga dan merawat orang tua tidak mudah apalagi semenjak ibu meninggal dunia, hidupku seperti separuh nyawaku telah pergi tapi aku harus bisa bangkit dari keterperukan ini dan mengikhlaskan ibu.

Aku pun harus menyadari masih banyak yang aku harus lakukan terutama mengurus ayah yang sudah lansia. Bagiku mengurus ayah adalah bakti aku kepada ayah.

Ayahku adalah sosok yang menyayangi dan pantang menyerahnya, dimana pada waktu masih kerja dulu ayah ke kantor setiap hari ayah berangkat kerja dari Jakarta ke Citereup pada pukul 6.30 pagi sehingga 19.00 malam. Lama perjalanan yang ditempuh tidak mengurutkan ayah untuk berkerja.

Rasa lelah di raut wajah ayah terlihat oleh kami. namun ayah tetap memberikan senyum kepada kami seolah-olah ayah tidak tampak cape.

Sekarang ayah sudah pensiun , banyak perilaku yang berubah dari mulai dari cara bicara sampai sering marah marah kepada kami tanpa ada sebabnya. Ya, sebagai anak aku sih memaklumi mungkin ayah stress karena dulu berkerja sekarang di rumah.
Apalagi sekarang ibu telah meninggal dunia sehingga ayah makin murung dan kadang masih teringat alm. Ibu. Karena ibu adalah cinta pertama ayah.


Sebagai anak aku harus bisa menghibur. Nah, aku harus cari cara bagaimana ayah untuk sedikit melupakan kesedihannya dan kembali tersenyum. Nah, selama beberapa hari aku mencari informasi dan melihat gerak-gerik ayah dan aku sudah menemukan caranya :

1. Hoby

Karena ayah hoby dengan burung berkicau dan batu cincin jadi aku membelikan satu burung berkicau untuk ayah supaya ayah punya kesibukan.

2. Handphone

Sejak ayah pensiun, ayah tidak mau lagi menggunakan handphone tapi aku berinisiatif untuk membelikan handphone agar ayah bisa berkomunikasi dengan teman-temannya.

3. Ajak bicara.

Setiap kali ayah sedang duduk sendiri, aku berusaha untuk mengajak obrol ringan ditemani dengan makanan ringan kesukaan ayah.

4. Pergi ke taman.

Sesekali aku sering ajak ayah pergi ke taman dekat rumah supaya ayah bisa menghirup udara segar dan bertemu dengan tetangga.

Cara cara tersebut ternyata ampuh ayah sudah sedikit tersenyum , tapi tidak hanya itu saja kesehatan ayah juga harus aku perhatikan juga karena biasanya usia lansia rentan sekali terhadap penyakit maka sebagai anak, aku harus memperhatikan kesehatan yaitu:

1. Pola makan

Karena ayah susah sekali makan, nah aku suka tanya kepada ayah," mau makan apa hari ini supaya ayah"? Tujuan supaya asupan gizi yang seimbang dan beragam dengan menerapkan konsep gizi seimbang pada lansia dapat mencegah timbulnya penyakit.

2. Olahraga

Setiap pagi aku berusaha untuk ajak ayah olahraga di komplek rumah . Olahraga yang ringan cukup 15-30 menit.

3. Rutin melakukan medical check up 

Lansia rentan penyakit maka harus medical check up agar terkontrol Kesehatan.

Tidak mudah memang merawat orangtua yang telah memasuki usia lanjut. Apalagi jika mereka sudah terkena gejala kepikunan. Mudah lupa, tapi perasaannya sensitif. Kadang maksud baik Aku pun disikapi keliru. Aku memang harus bersabar dan memahami perilaku ayah sehingga merawat ayah bukan menjadi beban tapi lebih menyenangkan karena aku pun bisa menjadi semakin dekat dengan ayah.

Ayah dan ibu akan selalu ada di hatiku dan aku akan selalu memberikan yang terbaik bagi ayah dan ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar