Kamis, 10 November 2022

Persembahan Kami Untuk Dunia

 

Persembahan apa sih yang kamu lakukan untuk dunia ini? Itulah menjadi pertanyaan yang menjadikan PR bagi kita semuanya karena umumnya masyarakat masih enggan untuk melakukannya dan bisa menjadi momok persoalan yang sangat besar untuk dunia.

Sebenarnya hal tersebut mudah untuk dilakukan tapi ya namanya masyarakat ada yang sudah mengetahui tapi malas untuk melakukan atau ada juga yang masih awam tidak tahu apa yang harus dilakukannya, hal itulah yang menjadi penyebab utamanya. 

Nah maka itulah perlu adanya edukasi dan praktek langsung oleh masyarakat agar lebih tahu banyak cara untuk melindungi atau menjaga bumi ini.

Di lingkungan rumah saya pertama kali bermula dari bapak RT dan dinas lingkungan hidup mengadakan pertemuan bersama warga guna memberi edukasi tentang menjaga bumi salah satunya dengan mengumpulkan sampah botol plastik. 

Setelah memberi edukasi, warga pun mulai mengumpulkan botol plastik di rumah dan kalau sudah banyak disetor ke bapak RT atau bisa juga langsung disetor ke dinas lingkungan hidup yang akan datang setiap akhir bulan.




Seiring berjalan waktu warga pun mulai terbiasa untuk melakukan sehingga pak RT mulai berinisiatif lagi tidak hanya mengumpulkan botol plastik tapi juga minyak jelantah.

Minyak goreng merupakan salah satu bahan yang tidak asing lagi dijumpai setiap hari dan hampir setiap orang menggunakan minyak goreng untuk memasak. 

Sayangnya belum banyak yang menyadari bahwa membuang minyak goreng bekas atau minyak jelantah dengan sembarangan akan berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. 

Minyak jelantah termasuk ke dalam salah satu limbah B3 yang dihasilkan rumah tangga.

Apa sih B3 itu? Limbah B3 merupakan limbah yang didalamnya konsentrasi terdapat kandungan zat-zat yang berbahaya yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dilansir dari wartaekonomi.co.id dalam publikasi Indonesia Oilseeds and Products Annual 2019 diketahui bahwa konsumsi minyak goreng dalam rumah tangga di Indonesia mencapai 13.000.000 tonton. Data United States Department of Agriculture atau USDA menunjukkan bahwa negara yang mengonsumsi minyak goreng terbanyak pada tahun 2019 berturut-turut adalah Indonesia, Cina, India dan Malaysia. 

Jika minyak jelantah dikonsumsi dan dibuang sembarangan maka akan terdapat bahaya yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit seperti kolesterol yang tinggi, jantung dan kanker. Sedangkan untuk lingkungan dapat menyebabkan penyumbatan drainase, pencemaran air dan pencemaran limbah.

Kurangnya edukasi kepada warga mengenai bahayanya minyak jelantah juga membuat warga masih suka mengonsumsi serta membuang kemana aja. 

Maka itulah saya ditunjuk oleh bapak RT untuk memberikan edukasi dan mengambil minyak jelantah di rumah warga setiap 2 minggu sekali.

Dimana nanti minyak jelantah yang ambil dari warga dijadikan satu ke dalam jerigen minyak untuk sebagian diambil oleh dinas lingkungan hidup dan sebagian lagi akan di daur ulang. 

Minyak jelantah dapat diolah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat dan tidak berdampak yang negatif pada lingkungan atau kesehatan seperti sabun cuci baju, pupuk tambahan untuk tanaman, bahan bakar lampu minyak, aromaterapi, sebagai pakan unggas, dan sebagai bahan bakar biosolar.

Apalagi ditunjang dengan teknologi maka akan sangat besar peluang untuk memasarkan atau memperkenalkan produk-produk hasil dari daur ulang minyak jelantah dan juga bisa memberikan informasi kepada masyarakat di Indonesia melalui berbagai media sosial yang kita punya.

Dengan teknologi internet yang didukung dengan sinyal yang kuat dan jaringan yang luas tersebar di seluruh Indonesia maka akan semakin mudah dan cepat dalam menyebarkan informasi.

Salah satunya IndiHome yang merupakan salah satu layanan produk dari Telkom Group. IndiHome menyediakan beragam paket internet cepat yang sesuai dengan kebutuhan. Seperti saya yang sudah berlangganan IndiHome selama 2 tahun dengan memakai salah satunya dari paket internet cepat dan ditambah lagi dengan jaringan yang kuat sangat membantu sekali untuk memberikan informasi kepada warga yang bersifat informatif dan jelas agar bisa dimengerti dan mudah dipahami.

Selain kepada warga, saya juga memberikan informasi di media sosial yang saya punya agar makin banyak lagi orang akan pentingnya untuk menjaga bumi ini. Sudah sepantasnya sebagai warga negara yang baik memanfaatkan kecepatan internet beserta paket murahnya untuk menyiarkan kebaikan dan pengetahuan.

Jadilah ibu berdaya yang melek akan teknologi yang ditunjang dengan paket internet cepat akan jadi mudah, cepat dan praktis sehingga bisa terealisasi untuk bersama-sama menjaga bumi ini.

52 komentar:

  1. Baru tahu minyak jelantah bisa buat bahan aromaterapi.
    Berarti nanti disuling lagi trus dikasih aroma ya, mba?

    BalasHapus
  2. Kegiatan mengelola sampah dan minyak jelantah merupakan persembahan besar untuk bumi tetap baik di masa depan ya. Dengan adanya internet yang lancar, informasi kegiatan baik tersebut dapat menyebar ke banyak orang. Keren.

    BalasHapus
  3. Wah keren banget dirimu kakaaaa
    Ini sangat inspiring
    Generasi muda sangat bs meniru jejak dikau yak
    Apalagi pakai internet yg reliable, makin sip

    BalasHapus
  4. Setuju banget
    Era digital harus digunakan sebaik mungkin untuk menyelamatkan bumi
    Kalo bukan kita, siapa lagi?

    BalasHapus
  5. Apapun yang dkuta lakukan terlihat sederhana namun hal ini bikin lingkungan jadi bersih

    BalasHapus
  6. Rajin banget kumpulin jelantah. Saya pernah tapi karena saya make minyaknya selalu dikit2 jd yg kekunpul malah sampahnya, wkwkw. Harusnya disaring dulu yak

    BalasHapus
  7. Wah, salut sekali. Warganya semakin sadar akan kelestarian alam dan mau mendaur ulang. Selamat bertugas ya mbak. Tetap semangat, semoga semakin meluas gerakannya dan semakin besar dampak baiknya

    BalasHapus
  8. Baru tau ternyata minyak jelantah juga bisa disulap jadi barang2 bermanfaat ya daripada dibuang bgitu aja yg malah bisa mencemari lingkungan. Bismillah, semoga bisa mulai hidup lebih sehat & bermanfaat bagi sesama & lingkungan.

    BalasHapus
  9. Wah ... ternyata minyak jelantah bisa dijadikan uang ya ... selama ini aku buang, mulai saat ini aku mau simpan ah ... minyak jelantahnya biar bisa dijadikan uang

    BalasHapus
  10. Wah, ada paketan menarik apa nih dr indihome, kepoin ah. Benar nih, sebagai orang tua harus melek teknologi juga

    BalasHapus
  11. Wah, keren sekali mbak
    Apa yang mbak lakukan ini sangat berdampak ya
    Dengan mengelola minyak jelantah secara tepat, ikut menjaga kelestarian lingkungan ya mbak

    BalasHapus
  12. Wah, keren sekali mbak
    Apa yang mbak lakukan ini sangat berdampak ya
    Dengan mengelola minyak jelantah secara tepat, ikut menjaga kelestarian lingkungan ya mbak

    BalasHapus
  13. langkah sederhana namun bisa membawa pengaruh positif yang lumayan besar untuk bumi yaa. keren nih, semoga semakin banyak yang mengikuti langkah ini

    BalasHapus
  14. Banyak hal sebenarnya yang bisa kita lakukan untuk dunia, ya. Yang penting konsisten

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget mba. Jika semua yang mempunyai akses dengan internet dan membaca informasi ini pada melakukan hal yang sama, maka bumi akan terjaga dari sampah plastik dan limbah minyak goreng.

      Hapus
  15. Wahh di lingkungan rumah blm ada yg keliling untuk menampung minyak jelantah.. keren ini harus dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga untuk mulai hidup sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbaa, pengen dehh bisa kayakgini ngga ngebuang minyak jelantah yang bisa dimanfaatkan kembali. Apa kita jadi inisiator di lingkungan kita aja ya mba? hahaha..

      Hapus
  16. Di tempat daku juga begitu, Bu RT-nya mengkoordinir pengumpulan minyak jelantah. Nantinya akan disatukan dengan satu RW. Jadi memang lebih baik begini, daripada di buang sembarangan

    BalasHapus
  17. sampe sekarang aku penasaran sama pengepul sampah minyak jelantah, ini bakal worth to try yaa, mengurangi beban sampah di rumah dan bisa didaur ulang jadi sumber energi

    BalasHapus
  18. Berkat internet bisa lebih mudah menyebarkan kebaikan ke seluruh penjuru negeri. Keren banget lho mbak bikin edukasi seperti ini. Minyak jelantah bisa (kembali) bermanfaat, lingkungan juga lebih terjaga.

    BalasHapus
  19. Keren mbak, semoga langkah yang dilakukan ini bisa semakin luas berdampak
    Menjaga kelestarian lingkungan dengan pengelolaan minyak jelantah yang tepat

    BalasHapus
  20. langkah yang sederhana namun jika dilakukan secara bersama-sama akan memiliki dampak yang lebih baik untuk dunia.

    BalasHapus
  21. Kita patut mengapresiasi pihak-pihak yang selalu bisa menjaga bumi dengan memilah sampai. Kebiasaan ini bisa kita mulai dari rumah

    BalasHapus
  22. Minyak Jelantah bisa kujadikan sabun juga Mbak
    Saya baru tahu kalau bisa jadi aromatherapy
    Pastinya saya harus cari tahu dengan bantuan internet rumahan IndiHome

    BalasHapus
  23. Wah masyaAllah keren nih mba, bisa ngelola minyak jelantah. Apalagi diterapkan juga ke satu kampung

    BalasHapus
  24. Wah, di RT saya juga Alhamdulillah pengelolaan limbah minyak jelantah sudah rutin dilakukan Mbak. Dikumpulkan lalu nanti dikelola oleh pihak yang tepat. Salut dengan Mbak yang terlibat langsung di dalam proses ini.

    BalasHapus
  25. aku juga berharap di tempatku ada sosialisasi terkait pemilahan sampah botol dan minyak jelantah ini, mbak. memang perlu sosialisasi yang gencar ya agar kita bisa menanggulangi masalah persampahan di Indonesia

    BalasHapus
  26. Bagus nih kalau dikoordinasi pengumpulan minyak jelantah ini. Rata2 pada belum paham dan membuangnya begitu saja ke got. Jadi pencemaran kan kalau dibuang sembarangan gitu. Mendingan dikumpulkan begini, bisa dimanfaatkan untuk produk lain yang ramah lingkungan.

    BalasHapus
  27. Bagus banget ini kegiatannya. Dulu pernah ada LSM yang kasih pelatihan semacam ini sayangnya pas pandemi jadi kegiatan berlangsung online. Kalo minyak jelantah bisa diolah gini jadi mengurangi sampah dalam bentuk jelantah ya.

    BalasHapus
  28. Sangat bermanfaat sekali..
    Karena minimnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan minyak jelantah ini, seringkali dibuang begitu saja.. Rasanya sedih kalau lingkungan menjadi tercemar karena apa yang kita hasilkan.

    BalasHapus
  29. Sangat menginspirasi ibu-ibu ini sih. Thanks ya

    BalasHapus
  30. Masyaallah keren. Kalu di sini baru dikumpulkan saja lalu disetor belum bisa ngolah sendiri

    BalasHapus
  31. Wah mau banget mbak Menjadi seorang ibu berdaya yang melek akan teknologi yang ditunjang dengan paket internet cepat akan jadi mudah, cepat dan praktis sehingga bisa terealisasi untuk bersama-sama menjaga bumi ini.

    BalasHapus
  32. Wah ide bagus ini di tempat saya baru ada pengelolaan limbah sampah organik untuk dijadikan pupuk. Waktu kuliah teman saya juga mengolah minyak jelantah jadi sabun pel.

    BalasHapus
  33. Nah kalau tempat saya ada tuh macam bank sampah tapi jadi terhenti gegara pandemi sepertinya emang harus ada yg mengisnpirasi ya spya masyarakat peduli lingkungan

    BalasHapus
  34. Kalau di lingkugan tempat tinggal saya ada bank sampah kak jadi bisa menampung juga misal minyak jelantah gitu

    BalasHapus
  35. Masih banyak kita jumpai sampah botol plastik baik disekitar rumah maupun ditempat umum.
    Padahal kalau kita bisa mengolahmya dengan baik,akan sangat bermanfaat sekali ya kak.

    BalasHapus
  36. Saya termasuk pengumpul minyak jelantah di rumah, tapi di kampung saya belum ada pengumpulan jelantah. Andai ada kayak di kampung njenengan mbak

    BalasHapus
  37. Wah bener banget selama ini selalu memetik dari bumi. Saatnya memberikan bakti ke alam agar tidak semakin parah kerusakannya. Jadi pr buat saya juga

    BalasHapus
  38. keren banget sih ini warga masyarakat di RT nya kak, beneran membuat alam sehat lestari. Semoga makin luas cakupan kerja penampungan limbah B3 nya ya kak. biar makin kece warga nya

    BalasHapus
  39. Wah keren nih aksinya untuk lingkungan
    Aku pernah sih lihat yang pembuatan sabun Dari minyak jelantah, tapi belum pernah nyoba buat sendiri. Di rumah agak jarang masak deep fried soalnya, jadi minyak jelantah ya ya gak banyak
    Semoga makin banyak yang melakukan aksi seperti ini ya
    Demi bumi yang lestari

    BalasHapus
  40. Minyak jelantah bisa buat bikin sabun batangan, kebetulan saya punya teman yang suka membuat sabun baju atau buat mandi dari minyak jelantah (gusti yeni)

    BalasHapus
  41. Di tempatku juga ada seperti itu kak, ada volunteer yang menerima minyak jelantah.
    Dari lingkungan terdekat, bisa kok berkontribusi untuk lingkungan yang lebih baik.

    BalasHapus
  42. Duh, kalau di lingkungan tempat tinggal ku tuh masih suka buang minyak jelantah di wastafel euy. Malah kadang ada yang pake minyaknya sampai hitam gitu.

    BalasHapus
  43. Salut buat Ketua RT-nya. Di sini malah cuek aja buang minyak jelantah. Nggak ada edukasinya sih.

    BalasHapus
  44. Nambah ilmu baru banget kalau minyak jelantah bisa jadi sabun dan biosolar ya ternyata. Salut banget sama langkah mba untuk persembahannya. Semangat terus yaa dan moga ttp istiqomah.

    BalasHapus
  45. Aku termasuk yang masih buang minyak bekas sembarangan nih, yaitu di kebun belakang rumah. Belum ada pengumpul minyak bekas di sini. Jadi bingung mau buang ke mana ya.

    BalasHapus
  46. Paket internet cepat dari IndiHome ini sangat membantu saya juga lho. Saya kan tinggal di kampung nih. Sementara sinyal masih tergantung cuaca juga. Paket internet ini bisa jadi solusinya

    BalasHapus
  47. Selalu tertarik deh dengan pembahasan sustainable living atau zerowaste semacam ini. Meskipun saya masih memulai yang mudah dilakukan dulu. Semoga semakin banyak yang teredukasi dari rumah untuk memelihara lingkungan, insyaAllah bisa membuat perubahan lebih baik untuk dunia.

    BalasHapus
  48. Ini keren banget. Menjaga lingkungan dimulai dari lingkungan terdekat akan memberi dampak juga. Di lingkungan kontrakanku ini juga ada ibu-ibu penggerak gitu yang secara rutin sosialisasi mengenai minyak jelantah yang mesti dikumpulkan karena bisa diolah kembali. Ini bagus ya, jadi pada gak buang sembarangan juga.

    BalasHapus
  49. wah iya ya, ternyata penting banget nih aware sama minyak jelantah. keren kak

    BalasHapus
  50. Soal minyak jelantah ini harus ada edukasi, di tempat ku masih pada dibuang sembarangan, bahkan masih digunakan buat menggoreng lagi.

    BalasHapus