Jumat, 15 Maret 2019

Dufan Memanjakan Pengunjung dengan Wahana Baru

Dufan atau Dunia Fantasi yang sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Sebuah lokasi yang selalu diserbu saat weekend apalagi saat liburan tiba.

Dufan terletak di kawasan Ancol, Jakarta Utara dan merupakan destinasi wisata di kawasan Ancol selain Gelanggang Samudera, Atlantis dan Sea World.

Pada tanggal 10 Maret 2019 saya bersama keluarga serta teman teman blogger Taudariblogger dan Kamadig Nusantara, pertama kali diperkenalkan gerbang baru yang dimana terdapat patung 9 karakter di Dufan yang menandai wajah baru gerbang Dufan. Rencananya akan dibuka pertengahan tahun 2019 bersamaan dengan wahana baru.

Dengan nanti akan diresmikan gerbang baru bersamaan dengan 9 wahana baru. Tujuan mengenalkan wajah baru Dufan pada area yang lebih luas dan loket tiket dan pintu masuk juga berdekatan. Dimana in out berada di satu titik lokasi.


Gerbang baru Dufan

Setelah melihat gerbang baru , para blogger bergegas memasuki ruangan acara DufanBloggerDay di arena wahana Hello Kitty yang berada di ruangan indoor, tak jauh dari wahana Ice Age. Di area pintu masuk disuguhi gambar dan patung karakter Hello Kitty dan teman temannya yang menggemaskan dan bagus buat foto-foto.

Opening performance berupa penampilan dari Dufan Percussion yang menandakan acara akan dimulai.

Dalam kata sambutan Ticha Desanti, Departemen Head Marketing Dunia Fantasi, menyatakan " kalo ingat Dufan pasti ingat nostalgia dan memori yang Dufan berikan. Dufan kerap selalu berinovasi setiap tahunnya, sudah ada beberapa launching di tahun 2014 wahana Ice Age dan Hello Kitty, tahun 2015 Dufan Glow, tahun 2016 Fantasi light, tahun 2017 Galatica, Dream Playground dan Colour Of Kingdom, tahun 2018 Magic House.

Tahun 2019 Dufan selalu ada yang baru dan fresh bukan hanya wahana baru tapi juga satu kawasan, yaitu Dunia Kartun dengan seluas 3,5 hektar akan melengkapi Dufan menjadi seluas 20 hektar dan nantinya akan ada 9 wahana baru menambah 30 wahana yang telah ada.

Kenapa disebut Dunia Kartun ? Menurut Eddy Prastiyo, VP Dunia Fantasi menyatakan " kartun bisa mewakili keluarga dan segala umur. kartun adalah tema yang tidak dimakan oleh waktu selalu ada yang unik di tema kartun ini, yang rencananya akan dibuka pertengahan tahun 2019 sekitar bulan Juni atau Juli, saat musim liburan sekolah dan akan ada 7 wahana yang mulai dioperasikan dipertengahan 2019 dan 2 lagi diakhir tahun.
salah satu wahana baru siap launching

Wahana baru yang pasti lebih seru loh, pasti penasaran Khan sudah gak sabar apa saja wahana baru di Dufan, nih ada 9 wahana baru sebagai berikut :

1. Baling baling : wahana yang paling ekstrim dan didatangkan langsung dari Jerman.

2. Paralayang : memberikan sensasi terbang yang tak terlupakan di dunia kartun.

3. Turbo drop : wahana yang wajib dicoba sebelum naik wahana hysteria karena memberikan sensasi dihembuskan keatas setinggi 8 meter .

4. Karavel : wahana anak anak dengan sensasi melayang.

5. Kolibri : wahana anak anak dengan sensasi terbang.

6. Zig zag : wahana ini akan ada 20 mobil mobilan yang bertenaga listrik.

7. New ontang anting : wahana yang namanya seperti wahana yang terdahulu tapi disini anak bisa ikutan naik bersama orangtuanya karena ada beberapa kursi yang dapat ditempati berdua.

8. Haunted coaster : roller coaster indoor dengan trek terpanjang di Indonesia dan berteknologi baru dengan tema horor di abad 19.

9. Fantastique : wahana multimedia show menampilkan dance, light dan musik yang keren dan menghibur.

Eits, tenang aja harga tiket tidak dinaikkan untuk bisa menikmati wahana baru ini. Namun akan ada perubahan waktu jam kunjungan yang biasanya waktu kunjungan rata rata 5 jam tapi dengan adanya dunia kartun akan bertambah menjadi 6 jam.

Wahana baru ini aman buat anak karena dari tahun 2005 sampai sekarang Dufan tetap mempertahankan sertifikat ISO 9001 Manajemen Mutu dan juga dinilai oleh auditor Independen, termasuk untuk urusan engineering, perawatan berkala dilakukan dan pemeriksaan juga secara berkala. Perawatan mesin lama dan baru dilakukan oleh auditor dan oleh pihak independen.

Setelah berkenalan dengan dunia kartun kami bermain aneka wahana mulai dari alap alap, Arum jeram, Galatica, The Mysterious island. Seru banget. Oh, iya setiap hari Minggu di bulan Maret 2019 jam 14.00 wib di magic house akan ada penampilan Demian Aditya.

Berhubung aku dan saudara belum sholat Zuhur, maka bergegas lah kita ke masjid yang tak jauh letaknya dengan area magic house. Setelah sholat Zuhur dari kejauhan terlihat area magic house sudah dipenuhi pengunjung yang tetap setia berdiri Walaupun pertunjukan dimulai satu jam lagi.

Magic house spesial performance Demian 

Sampai akhirnya sekitar pukul 13.30 wib pagar besi area magic house di buka, antusias pengunjung sangat luar biasa akan pertunjukan ini. Hal ini terbukti dari kursi penonton terisi penuh sampai sampai penonton rela duduk di lantai. 

Pada kesempatan tersebut, Demian menampilkan kepiawaian dalam memainkan ilusi selama 40 menit dengan tiga atraksi sulap.

Pertama, atraksi yang disebutnya sebagai phone roulette dengan mengikuti sertakan tiga penonton.

Kedua, pertunjukan magic voodoo yang menggunakan medium boneka untuk menggerakkan tubuh orang lain.

Ketiga, sebagai pertunjukan pangmukas, Demian memainkan atraksi ekstrim membuka kunci gembok menggunakan jempitan rambut dalam kondisi kepalanya dimasukkan kotak berisi air, sehingga Demian harus menahan nafas sembari berupaya membuka gembok yang terkunci.

Penampilan pertunjukan Demian cukup interaktif, sedikit menegangkan, dan terhibur. 

Diakhir acara pertunjukan Demian berpesan kepada penonton bahwa Keajaiban itu pasti ada dan bagi 10 penonton yang beruntung bisa berfoto bareng Demian yang menunjukkan kupon yang terselip di bangku.

Dufan buka weekdays dari pukul 10.00 sampai pukul 18.00 sedangkan weekend atau libur nasional dari pukul 10.00 sampai pukul 20.00.

Harga tiket masuk Dufan untuk weekdays Senin sampai Jumat Rp 200.000 (reguler) dan Rp 450.000 (premium) sedangkan untuk weekend Sabtu , Minggu dan hari libur nasional Rp 295.000 (reguler) dan Rp 550.000 (premium).

Nah, ada juga annual pass Rp 400.000 dimana banyak sekali keuntungan yang kamu dapatkan dengan membuat annual pass salah satunya selama satu tahun gratis ke Dufan.

Jadi tenang aja gak usah takut buat liburan sekolahmu jadi gabut, tinggal datang aja ke Dufan terus bisa cobain wahana baru pasti seru dan menyenangkan.

Selasa, 26 Februari 2019

Ungkapan Masa Depan Dunia Melalui Lukisan Anak Anak Kao

Pertama kali memasuki The Ice Palace Concert Hall di Lotte Shopping Avenue Mall, Jakarta. Saya merasakan berada di pameran lukisan dengan hasil karya pelukis terkenal tapi ternyata salah ternyata lukisan hasil karya anak anak.

wow ternyata karya lukisan anak anak memang benar benar bagus karena di setiap gambar pada lukisan mengandung makna tentang kebersihan dan menjaga lingkungan pada acara penghargaan the 9 th KAO Internasional Enviroment Painting Concest for Children tanggal 23 Februari 2019.

Painting Contest 2019

Acara rutin yang diadakan tiap tahun sejak 2010 Kao Indonesia. Anak anak diajak untuk menjadi agen perubahan bagi keluarga, teman, serta orang orang yang andil dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan ramah.

Caranya ? Ya, tentu dengan melukis. Melukis apa? Melukis dunia yang lebih baik seperti apa yang mereka inginkan, jadi bukan sekedar melukis yang tanpa makna, tapi ada makna dibalik lukisan tersebut.

Event ini merupakan penghargaan untuk anak anak Indonesia yang karya lukisannya meraih penghargaan di ajang lomba melukis lingkungan KAO untuk anak anak, yang ke 9 kali diselenggarakan.

Lomba lukisan ini memiliki tema Eco Together para peserta lomba pastinya anak anak diajak untuk mengungkapkan bermacam macam cara yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan. Karena tidak dapat dipungkiri anak anak lebih jujur dalam mengungkapkan masa depan yang lebih baik.

Tahun 2019 lomba lukis bertaraf internasional sudah sembilan kali diselenggarakan sejak tahun 2010, peserta sendiri adalah peserta berumur 6 - 15 tahun dari seluruh Indonesia dan peserta cukup membuat lukisan dengan tema Eco Together beserta deskripsi pesan lukisan dengan menggunakan media apapun yang mereka sukai. Hasil karya seluruh peserta lalu dikirimkan oleh Kao Indonesia untuk kemudian dikirimkan ke Kao Cooperation Jepang. Seluruh karya melalui proses penjurian. Dewan juri terdiri dari figur seniman dan para ahli di bidang kesenian yang telah diakui oleh Jepang, serta perwakilan dari KAO Corporation Jepang.

Dengan tahapan pendaftaran seperti ini, hasil karya dijamin otentik karena wujud aslinya harus langsung dilihat dan dinilai langsung oleh juri.

Partisipasi dan antusias anak anak Indonesia mengikuti acara ini terbilang cukup besar terbukti pada tahun 2019 menjadi tahun terbaik dalam pelaksanaan lomba melukis lingkungan Kao. Sebanyak 4.379 lukisan dari seluruh Indonesia dan mengalami kenaikan sekitar 18,2%. Dari segi kualitas dan kuantitas mengalami perkembangan.

Indonesia telah meraih beberapa katogeri penghargaan :

kategori Eco Friends Prize mendapatkan satu pemenang lewat lukisan spread the message of Enviroment Conservation Wayang, karya Viola Arielle Suliandy.

Dengan katerogi Group Prize memborong semua penghargaan, diantaranya MtsN 1 Bangil Pasuruan dengan 669 karya, SD Alfurqan Jember dengan 635 karya, Mts Wahid Hasyim Bangi dengan 524 karya, SMPN 1 Citereup dengan 492 karya dan SMPN 2 Bangil Pasuruan dengan 487 karya.

Dari 12.563 dan 44 negara yang masuk dalam lomba melukis lingkungan internasional KAO dalam Kategori KAO Prize mendapatkan 2 pemenang yang diwakili oleh Sherly Vermont Kwerni melukiskan impian tentang masa depan yaitu lingkungan hijau dengan karya berjudul Reflection of Earth's Better Future.

Farhan Wibisono melukiskan tentang kehidupan bercocok tanam di desanya dengan karya Light Up the Face of the Earth. Ia mengambil inspirasi dari keadaan sekitarnya dan berbagai situasi yang terjadi di Indonesia.

Pengumuman pemenang telah dilakukan pada tanggal 30 November 2018 dan bagi Pemenang Kategori KAO Prize dan Planet Earth Grand Prix dari seluruh dunia diundang ke Tokyo, Jepang dalam untuk penyerahan hadiah dan penghargaan.

Pada tanggal 8 Desember 2018 di acara pameran Eco Pro yang diselenggarakan Tokyo Big Sight Lukisan lukisan yang menjadi pemenang kategori individu akan dipamerkan di booth KAO.

Arly, Sherly, Farhan, Johny saat PressCon

Menurut Johny Lay, Senior Manager Corparate and Head Commitee Painting Contest Kao Indonesia, Mereka itu seolah mewakili tingginya harapan anak bangsa untuk kelestarian bumi yang dapat diwujudkan dalam tindakan nyata sederhana sehari hari.

Kao sudah 9 tahun mengangkat tema lingkungan yang secara kontinu untuk mengampanyekan ramah lingkungan pada anak anak dan terus menyadarkan dan membuat orang orang menjadi sadar dan mau terlibat menjaga lingkungan.

Selain painting contest, Kao juga ingin berkontribusi kepada masyarakat dan lingkungan melalui beberapa kegiatan diantaranya program edukasi Remaja KAO yaitu remaja Kreatif, Aktif dan Optimis.

Dengan adanya Painting Contest membuka mata kita tentang lukisan yang dulu kita melihat lukisan di museum untuk mempelajari sejarah sekarang kita bisa melihat lukisan sebagai cara untuk memandang masa depan dan membangun mental anak anak untuk hidup lebih bersih dan lebih menjaga lingkungan. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa ini. Masa depan ada pada tangan generasi berikutnya.

Kao adalah perusahaan asal Jepang dan berekspansi di Indonesia. Berkomitmen memperkaya kehidupan, harmonis dengan alam.

Kamis, 21 Februari 2019

Generasi Hebat Generasi Peduli Hutan

Melihat kondisi hutan sekarang ini membuat hati ingin menangis sebab banyak orang yang belum menyadari penting akan keberadaan hutan sangat ini, maka itu kita bersama sama perlu menyuarakan pelestarian hutan indonesia.

Melalui acara forest talk with blogger pada hari sabtu lalu (9/2/2019) di Almond Zuchchini menyadarkan kita dan rasa optimis terus muncul dengan berbagai upaya aksi nyata akan terus menjaga melestarikan hutan, mengingat perubahan iklim seperti saat ini.

Aksi nyata mendukung melestarikan hutan

Tidak perlu menjadi superhero untuk melestarikan dan menjaga hutan.

Kita bisa mengaplikasikan dengan gaya hidup ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah, bawa tas kain yang bisa dipakai berulang ulang, mengurangi pemakaian tisu dan kertas dan lain lain.

Memang terdengar klise tapi jika semua orang melakukan hal tersebut maka akan berdampak besar.

Hutan bukan hanya berisi kayu namun banyak kehidupan lainnya, seperti satwa dan juga makhluk hidup teramat kecil.

Hutan selain memberikan oksigen bagi paru paru kita, juga bernilai ekonomis bila dapat dimanfaatkan dengan baik menjadi bahan baku produk unggulan desa seperti serat daun nanas, limpahan kayu, rotan, daun jati dan lain lain sehingga membantu memperbaiki perekomonian masyarakat merupakan salah satu bagian dari program perhutanan sosial.

Dukungan generasi muda untuk menyebarkan luaskan informasi dan publikasi program perhutanan sosial sangat efektif karena merupakan agen perubahan untuk memberikan pemahaman dan penyabartahuan kepada masyarakat lainnya.

Limpahan generasi muda yang produktif merupakan salah satu kekayaan bangsa indonesia dan peluang untuk memenangkan persaingan dalam memajukan potensi sumber daya indonesia.

Salah satunya dengan berkontribusi melalui kreatifitas dan inovasi memanfaatkan hasil hutan dengan memdayagunakan media promosi sebagai gerbang untuk mempromosikan hasil hasil hutan sosial dan strategi pemasaran 4P (Promotion,Price, Product, Place).

Sarana pengentasan kemiskinan masyarakat khususnya disekitar hutan yaitu dengan cara memberdayakan masyarakat lebih kreatif dengan penamanan dan manfaat pohon yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan perekomonian masyarakat.


Pembicara Florest Talk With Blogger

Menurut Ir. Murni Titi Resdiana, MBA salah satunya dengan menanaman pohon karena pohon mengandung sumber serat, pewarna alam, bahan kuliner, funiture, dan barang dekorasi. Ada juga serat alam indonesia yang bisa dikelola menjadi bahan teksil.


Karya kreatif dari Rumah Rakuji

Pada mini exhibition salah satu contoh produk hasil hutan bukan kayu, dari Kalimat Timur yang memperlihatkan sebuah karpet produksi kriya dari Rumah Rakuji yang dibuat dari serat bambu.

Bambu yang dipilih bambu ampus dan bambu tali melalui proses penguraian mekanis dan perebusan sehingga benang yang dihasilkan diklafikasi sebagai linen.

Proses pembuatan karpet sendiri dari melalui tahap mengubah bilah menjadi buluh. Lalu bilah menjadi serat, kemudian serat menjadi benang dan terakhir baru benang dianyam menjadi sebuah karpet.

Rumah Rakuji juga membawa produk produk ke standart Award of Excellence dari WCC WCCAPR.

Ada juga hasil produk ekomoni kreatif lainnya berbasis hutan lainnya, seperti tas rotan, kain tenun dan souviner.

Selain memperlihatkan mini exhabition forest base product juga ada demo masak , icip icip kuliner hasil olahan hutan.

Semakin banyak dukungan untuk masyarakat penghasil produk hutan yang lestari dan semakin banyak pula orang yang dapat menikmati karya hutan.

Dengan aksi sesederhana membeli dan mempromosikan produk hutan yang dihasilkan dengan lestari, kita telah membantu melindungi hutan yang merupakan salah satu kekayaan indonesia yang paling berharga.

Kita semua bisa melakukan sesuatu untuk hutan dan menyadari pentingnya hutan untuk kita semua.